Rp100,000.00
Deskripsi Buku
Abad ke-21 menandai era baru dalam peradaban manusia yang dicirikan oleh konektivitas lintas batas, percepatan arus informasi, dan kompleksitas tantangan global. Dalam konteks pembelajaran, pendidikan tidak lagi dapat berpijak semata-mata pada dimensi lokal dan kontekstual. Sebaliknya, pendidikan dituntut untuk mampu mempersiapkan generasi yang tidak hanya memiliki akar identitas budaya yang kuat, tetapi sekaligus memiliki kapasitas untuk berpartisipasi aktif dan adaptif dalam tatanan dunia yang terus berubah. Kondisi ini menghadirkan urgensi epistemologis yang nyata: bagaimana pendidikan dasar sebagai fondasi pembentukan karakter dan kompetensi peserta didik dapat merespons kebutuhan global tanpa menanggalkan kearifan dan identitas lokal
Multiliterasi global hadir sebagai respons konseptual sekaligus praksis terhadap pertanyaan tersebut. Berbeda dengan konsep literasi konvensional yang cenderung bersifat tunggal dan linear, multiliterasi global mengakui pluralitas mode representasi makna termasuk literasi tekstual, visual, informasional, digital, dan kultural yang saling bersinergi dalam membentuk kompetensi manusia yang utuh.